| Detoksifikasi (Part II) |
|
|
|
|
Apa itu detoksifikasi ? Proses pembuanan racun dari dalam tubuh. Proses ini sangat positif karena membantu tubuh melakukan proses pembersihan diri secara alami. Akan muncul tanda-tanda tertentu sebagai akibat pembersihan racun (toxin)dalam jumlah besar. Setelah tubuh mengalami detoksifikasi, maka tubuh kan merasa lebih kreatif, bersemangat, produktif, rileks dan nyaman Apakah detoksifikasi terjadi pada semua orang ? Tidak semu orang mengalami detoksifikasi
Faktor apa yang menentukan ? Setiap orang mempunyai metabolisme yang berbeda, maka yang muncul dalam proses detoksifikasi setiap orang juga berbeda. Perbedaan ini sangat tergantung pada BANYAKNYA RACUN dalam tubuh dan KEPEKAAN (derajat sensifitas) tubuh pada perubahan. Toksin bukan hanya ampas makanan dan makanan yang tidak tercerna tetapi juga bisa berasal dari :
Setiap hari tubuh mengalami proses metabolisme dan pembelahan sel-sel baru. Sel-sel yang sudah tua akan mati dan menjadi 'ampas'. Dalam kondisi yang normal, ampas akan dikeluarkan secara teratur setiap hari melalui sistem pembuangan tubuh.
Transittime
BAB setiap hari bukan merupakan jaminan bahwa proses pebuanga normal. Penyakit akan terjadi apabila proses pembuangan tidak optimal dan toksin mlai merusak organ-organ vital. Organ vital yang merupakan targe program pembersihan racun yang efektif adalah usus besar 9pengeluaran) dan liver (detoksifikasi). Di bawah ini bisa kita lihat gambaran usus besar yang sehat dan yang sakit. Makanan yang tinggi lemak, rendah serat dapat meningkatkan resiko gangguan pada usus besar.
Pada gambar dibawah ini kita bisa melihat betapa kotornya usus yang tidak sehat. Serat dapat membantu melenyapkan kotoran yang ada dala usus yang bila kotoran tersebut bertahan lama di usus kita, maka akan menimbulkan banyak gangguan kesehatan. Hampir semua penyakit degeneratif, dapat dihubungkan denagn kondisi keracunan usus karena absorsi atau penyerapan di usus termasuk toxin yang ada di usus diedarkan ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah. Toksin inilah yang menyebabkan berbagai penyakit kronis, akut, gegeneratif, menurunnya tingkat energi, penuaan dni. Detoksifikasi seharusnya menjadi pening bagi manusia modern dengan pola makan kurang baik. Manfaat detoksifikasi : MEKANISME DETOKSIFIKASI Detoksifikasi terjadi di liver dengan 2 fase : Selama proses detoksifkasi, tubuh mengalami reaksi yang tidak nyaman (withdrawal symtoms/ healing crises) Tanda-tanda detoksifikasi :
Detoksifikasi biasanya muncul pada hari ketiga program, berlangsung selama 1 hari atau lebih lama. |